Apa Bedanya Kulit Kering dengan Kulit Dehidrasi?

Kulit kering dan kulit dehidrasi merupakan permasalahan yang sering ditemui. Banyak orang yang menganggap bahwa keadaan kulit ini adalah sama sehingga menjadi sering tertukar maknanya. Lalu, tidak jarang ditemui orang yang belum bisa membedakan antara kulit kering dengan kulit dehidrasi. Sementara itu, kedua keadaan kulit ini berbeda dan mempunyai penanganan yang berbeda pula.

Kulit kering terkadang dapat terjadi akibat iritasi pada kulit ataupun jenis kulit yang memanglah cenderung kering, walaupun kebutuhan cairan di dalam tubuh masih tercukupi. Keadaan kulit kering biasanya memiliki ciri-ciri seperti kulit terasa kasar, bersisik, serta terkadang diiringi dengan rasa gatal.

Kulit dehidrasi tidaklah sama dengan kulit kering, melainkan keadaan kulit ketika badan kekurangan konsumsi cairan, sehingga kulit nampak kering. Tetapi, di sisi lain, kulit kering tidak senantiasa diakibatkan oleh kehilangan cairan tubuh.

Berikut ini merupakan perbedaan secara terperinci antara kulit kering dengan kulit dehidrasi beserta perawatannya.

Baca Juga: Tiba-Tiba Muncul Jerawat? Yuk Kenali 7 Penyebabnya!

Kulit Kering

Kulit memerlukan cairan serta minyak natural kulit ataupun sebum buat melindungi kelembapannya. Seorang yang memiliki jenis kulit yang cenderung kering mempunyai jumlah kelenjar minyak di kulit yang cenderung sedikit, sehingga kulit akan terasa kekurangan minyak natural kulit yang berperan buat memelihara kelembapannya.

Pemilik jenis kulit kering umumnya menghadapi indikasi dalam bentuk gatal-gatal, kulit terlihat kurang kenyal ataupun elastis, tampak kusam, kasar, dan bersisik.

Terdapat banyak penyebab yang bisa membuat seorang memiliki kulit kering, di antaranya:

  • Keturunan
  • Kulit kerap iritasi akibat alergi
  • Paparan cahaya ultraviolet dari matahari dalam jangka panjang
  • Terlalu sering mandi air panas

Bila kamu mempunyai tipe kulit yang kering, cobalah simak panduan berikut ini untuk memperbaiki kulit yang kering.

Gunakan pelembap kulit setiap sehabis mandi, upayakan tidak mandi terlalu lama jika menggunakan air hangat, jauhi sabun mandi atau wajah yang bisa membuat kulit jadi kering, pakai pembersih wajah yang bertekstur krim dan sabun mandi yang betekstur gel.

Kulit Dehidrasi

Bila kulit kering diakibatkan kekurangan minyak, kulit dehidrasi diakibatkan minimnya air dalam kulit. Kulit kehilangan cairan tubuh diakibatkan oleh badan yang kekurangan air.

Kulit dehidrasi dapat membuat kulit gampang iritasi karena kulit tidak bisa melindungi lapisannya dari tekanan eksternal. Jadi, polusi dan bakteri bisa menembus susunan terluarnya. Akibatnya, kulit menjadi kemerahan.

Pada kulit dehidrasi, kulita akan terasa kencang atau ketarik walaupun dalam kondisi berminyak. Kulit dehidrasi dapat dirasakan oleh tipe kulit apapun baik itu kering, berminyak, ataupun kombinasi. Sedangkan kulit kering, merupakan tipe/jenis kulit, semacam kulit berminyak ataupun kombinasi, dimana kulit kekurangan minyak.

Kulit kering umumnya mempunyai penampilan kering yang lebih bersisik. Kulit dehidrasi umumnya nampak kusam serta bisa menampilkan tampak penuaan dini, semacam kerutan permukaan serta hilangnya elastisitas.

Bila kamu mempunyai kulit dehidrasi, cobalah simak panduan berikut ini untuk memperbaiki kulit supaya tidak dehidrasi lagi.

Dehidrasi bisa diatasi dengan mengganti pola hidup. Penuhi kebutuhan cairan dalam satu hari merupakan metode utama menanggulangi kehilangan cairan tubuh pada kulit. Kalian dapat mulai dengan ketentuan 8 gelas air per hari buat menjauhi kehilangan cairan tubuh.

Tidak hanya itu, kalian pula dapat berupaya produk perawatan kulit yang dapat menghidrasi kulit. Produk yang menghidrasi ataupun hydrating ialah produk yang tepat untuk mengatasi kulit dehidrasi.

Baca Juga: Ada 5 Tipe Kulit Wajah, Kamu yang Mana?